Assalamu'alaikum ... Malam ini malam dimana prinsip gua sebagai pejuang entitas digoyahkan. Gua sudah lepas kendali, dan mempertunjukkan kembali sisi buruk yang lama gua tinggalin.
Gua gak abis pikir sama remaja zaman sekarang. Mereka dengan mudahnya bertindak sesuka dengkul dan nggak mikirin dampak.
Example, its true story. Ini yang gua rasain sore ini. Sore ini, gua lagi asik chat an sama adik kelas sekamar. Tiba-tiba dia ngelontarin kata-kata yang sangat tidak sopan, bahkan dia tak pantas nulis(soalnya ini chat) seperti itu buat anak seumurannya bahkan yang lebih muda sekalipun. I am socked, i don't accept. Gua langsung nge blok akunnya tanpa permisi. Gua ngerasa nggak dihargain lagi disini. Gua ngerasa gak ada gunanya gua temenan sama anak yang gak bisa ngebuat gua lebih baik atau sebaliknya. Gua udah nyerah berlapang dada.
Akhirnya, dia minta maaf ke gua pake akun temen yang laen. Entahlah, ati gua belum juga adem. Gua gak bisa terima itu. Meskipun menurut dia itu hanya lelucon belaka. But, that's the most painful thing. Open your mind before open your mouth.
The cloncusion, remaja adalah harapan bangsa dan agama. Jika sejengkal perbuatan dibumbui dengan kata-kata yang tidak "senonoh" maka takkan damai suatu negara. Dewasa itu bukan tentang berapa umurnya, tapi seberapa bisa ia mengontrol, mengendalikan, dan bertanggung jawab atas dirinya dan orang lain.
Wassalamu'alaikum.
kendalikan amarahmu, ALLAH lebih tau yang terbaik untukmu
BalasHapus